Beribadah Bukan Sekedar Ingin Surga & Takut Neraka, Tapi …

  • Whatsapp


BincangSyariah.Com – Al-Imam Ahmad  Ar-Rifa’i dalam karyanya Halatu Ahli Al-Haqiqati Ma’allahi Ta’ala (Juz, 1 Hlm. 22) mengungkapkan bagaimana para sufi itu mencintai Allah bukan karena mencari pahala, ingin surga, dan takut neraka, tapi karena memang cinta pada Allah:

Read More

تعبد الله حبا فى الله

Menyembah Allah karena cinta kepada Allah.

Imam Ar- Rifa’i dalam mengulas penyataan di atas itu mengaitkan dengan kisah Malik bin Dinar, dan Tsabit Al-Bannani yang bertamu kepada Rabiah Al- Adawiyah.

Pada suatu hari Malik bin Dinar, dan Tsabit Al-Bannani menemui Rabiah Al-Adawiyah. Pada waktu itu Rabiah Al-Adawiyah bertanya kepada Malik bin Dinar, “Malik, Jelaskan kepadaku kerena apa engkau menyembah Allah?”

Dengan segera Malik bin Dinar menjawab, “Saya rindu kepada surga.” Selanjutnya Rabiah Al-Adawiyah bertanya kepada Tsabit Al-Bannani, “Karena apa engkau menyembah Allah, wahai Tsabit? Tanpa ragu, Tsabit Al-Bannani menjawab, “Karena aku takut neraka.”

Rabiah Al-Adawiyah berkata kepada Malik bin Dinar, “Wahai Malik, engkau seperti buruh atau pekerja yang buruk, ia tidak bekerja kecuali tamak pada bayaran tuannya.” “Sedangkan engkau wahai Tzabit Al-Bannani itu bagaikan hamba sahaya yang jelek, ia bekerja karena takut dipukul oleh tuannya.”

Malik bin Dinar dan Tsabit Al-Bannani bertanya kepada Rabiah Al-Adawiyah, “Karena apa engkau menyembah Allah, wahai Rabiah Al-Adawiyah? Rabiah Al-Adawiyah menjawab, “Karena cinta pada Allah dan rindu pada Allah.”

Terdapat sebuah kisah. Pada suatu hari Dzun Nun Al-Mishri memberikan ceramah kepada jemaahnya. Dzun Nun Al-Mishri menyampaikan materi tentang dahsyatnya siksaan neraka, sehingga jemaahnya banyak yang menangis karena takut akan siksaan neraka.

Salah satu dari jemaahnya, ada seorang pemuda yang tertawa terbahak-bahak, lalu Dzun Nun Al-Mishri bertanya kepada pemuda itu, “Kenapa engkau tertawa?” Pemuda itu lalu berdiri dan melantunkan sebauah syair yang sangat bijak:

كلُّهم يعبدون من خَوفِ نارٍ

Tiap-tiap dari mereka yang menyembah/beribadah (kepada Allah SWT) karena takut neraka.

ويرون النَّجاة حظاً جزيلا

Mereka melihat keselamatan sebagai keberuntungan yang besar atau berlimpah.

أو بأن يسكنوا الجنان فيُضحوا

Atau karena untuk menempati surga-surga, maka menjadi jelaslah mereka.

في رياضٍ عُيونُها سَلسَبيلا

Dalam taman-taman yang mata airnya ialah salsabila.

ليسَ في الخُلد والجِنان هَوائي

Keinginanku bukan di dalam kekekalan dan bukan pula surga-surga.

أنا لا أبتغي بحبّي بَدِيلا

Aku tidak mencari atau menginginkan sebuah pengganti dari cintaku.

Wallahu A’lam Bissawab.



Sumber

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *