Buka Mata Soal Makna Ijab Qabul Menurut Nikah Institute

  • Whatsapp


BincangSyariah.Com – Manusia menikah tak hanya memenuhi kebutuhan lahiriyah, melainkan juga menjalankan kebutuhan fungsional yang multiperan. Tak hanya sebagai suami /istri, melainkan juga sebagai anak/menantu, sebagai makhluk sosial, dan bahkan sebagai hamba Allah.

Read More

Dalam menjalankan multiperannya tersebut apalagi setelah menikah, manusia tidak mungkin selalu bahagia, melainkan pasti juga mendapatkan ujian dan cobaan. Sayangnya, saat mendapatkan ujian ataupun permasalahan, manusia cenderung tidak siap untuk menghadapinya dan tidak tau cara menghadapinya. Tak jarang, berbagai permasalahan hidup sering membuat reaksi yang melelahkan seperti kesedihan, marah, kecewa, kehilangan asa, bingung dan lain-lain.

Oleh karenanya, niat menikah kurang tepat jika alasannya adalah usia atau sekedar tergesa-gesa karena banyak tekanan dan tuntutan sosial. Menikah membutuhkan kesiapan yang matang karena pernikahan adalah ibadah terlama di sepanjang hidup manusia. Banyak berbagai permasalahan konflik rumah tangga yang harus dihadapi dengan kematangan ilmu dan perilaku, juga ikhtiar secara zahir maupun batin.

Untuk menuju kematangan dan kedewasaan perilaku, tentu saja dibutuhkan ilmu yang membuka wawasan dan mengantarkan pada pemahaman pola pikir yang dewasa dan bijaksana. Hal inilah yang memotivasi Nikah Institute untuk memberikan edukasi pranikah dan pernikahan yang komprehensif menyuguhkan materi-materi kelas dengan penggabungan khazanah keilmuan agama dan keilmuan modern yang relevan dan tepat guna. Selain obyek keilmuan, pemateri merupakan point penting juga dalam ikhtiar mencapai pemahaman dan kemurnian ilmu. Alasan itulah yang membuat Nikah Institute berkomitmen menghadirkan pemateri yang profesional serta ahli di bidangnya masing-masing.

Dalam serial khusus ramadhan, Nikah Institute membuka kelas online intensive satu bulan dengan berbagai kurikulum yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman spiritual pesertanya dan mampu menaikkan kesadaran peserta dalam menyikapi permasalahan dalam kehidupan berumah tangga maupun bersosial masyarakat. Tentunya, goal dari ngaji nikah khusus ramadhan ini mampu menyadarkan pribadi masing-masing dalam tugasnya menjalankan multiperannya, yakni dibuktikan dengan perilaku yang baik atau “akhlakul karimah”.

Sebab perilaku dhohir atau perilaku yang tampak dari seseorang adalah cerminan atas keadaan batiniyah seseorang tersebut, maka Nikah Institute menyusun kurikulum ngaji nikah ramadhan dengan memperbanyak perangkat kitab-kitab klasik tentang HATI & Batiniyah seperti kitab Ihya Ulumuddin, kitab adab An-nikah lil Imam Al-Ghozlali, dan lain-lain, dan menghadirkan narasumber-narasumber yang mumpuni seperti KH.Makruf Khozin selaku ketua komisi fatwa MUI Jatim, Dr.Fahrudin Faiz selaku dosen Filsafat Islam, dan lain-lain.

Lantas, bagaimana cara bergabung di Nikah Institute? Ada beberapa cara mudah untuk bergabung di kelas online Nikah Institute. Calon peserta bisa melakukan registrasi melalui website Nikah Institute di www.nikahinstitute.com, atau mengikuti instagram @nikahinstitute atau whatsap ke nomer 0852-3338-4334. Calon peserta bisa memilih program kelas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Perjalanan Nikah Institute mulai berdiri sejak November 2018 hingga saat ini pada Maret 2021, telah memiliki sejumlah alumni sejumlah kurang lebih 4.811 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada satu titik, semoga Nikah Institute berkomitmen mengantarkan (calon) suami-istri yang sakinah mawaddah warohmah untuk menjawab tantangan peradaban. Sebab peradaban sebuah bangsa dimulai dari keluarga.



Sumber

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *